Cara Mengubah Versi PHP dengan .htaccess
Mengubah versi PHP melalui file .htaccess adalah trik yang sangat berguna, terutama jika Anda menggunakan layanan shared hosting (seperti cPanel) dan ingin menjalankan versi PHP yang berbeda untuk folder atau subdomain tertentu tanpa mengubah pengaturan global server.
Berikut adalah panduan lengkap dan mudah untuk melakukannya.
Penting Sebelum Memulai
Sebelum Anda melakukan perubahan, pastikan Anda mengetahui dua hal ini:
-
Dukungan Server: Cara ini hanya berhasil jika server Anda menggunakan Apache atau LiteSpeed dan mendukung modul PHP yang fleksibel (seperti
mod_php,suPHP,CGI, atauFastCGI/PHP-FPM). -
Kode Handler Berbeda Antar Hosting: Setiap penyedia hosting (Niagahoster, DomaiNesia, Hostinger, dll.) memiliki format kode handler PHP yang sedikit berbeda.
Langkah demi Langkah Mengganti Versi PHP
Langkah 1: Masuk ke File Manager
-
Login ke akun cPanel atau panel hosting Anda.
-
Buka menu File Manager dan masuk ke direktori tempat situs Anda berada (biasanya di folder
public_html).
Langkah 2: Munculkan File Tersembunyi (Hidden Files)
Karena file .htaccess diawali dengan tanda titik (.), file ini secara default disembunyikan oleh sistem.
-
Di pojok kanan atas File Manager, klik Settings (Pengaturan).
-
Centang opsi “Show Hidden Files (dotfiles)”.
-
Klik Save.
Langkah 3: Edit atau Buat File .htaccess
-
Jika file
.htaccesssudah ada, klik kanan pada file tersebut dan pilih Edit. -
Jika belum ada, klik tombol + File di pojok kiri atas, beri nama
.htaccess(pastikan pakai tanda titik di depan), lalu edit.
Langkah 4: Tambahkan Kode Handler PHP
Tambahkan baris kode di bawah ini pada bagian paling atas file .htaccess Anda. Silakan pilih versi PHP yang Anda butuhkan:
1. Format Standar (Umum digunakan di banyak cPanel)
Jika server Anda menggunakan mod_php atau suPHP, gunakan format ini:
-
PHP 8.2
ApacheAddHandler application/x-httpd-php82 .php -
PHP 8.1
AddHandler application/x-httpd-php81 .php
```
* **PHP 7.4**
```apache
AddHandler application/x-httpd-php74 .php
```
#### 2. Format untuk Server PHP-FPM / FastCGI
Jika hosting Anda menggunakan teknologi yang lebih baru (seperti EA-PHP di cPanel), kodenya biasanya menggunakan `SetHandler`. Contohnya:
* **PHP 8.2**
```apache
<FilesMatch "\.(php4|php5|php7|php8|phtml)$">
SetHandler application/x-httpd-ea-php82
</FilesMatch>
```
* **PHP 8.1**
```apache
<FilesMatch "\.(php4|php5|php7|php8|phtml)$">
SetHandler application/x-httpd-ea-php81
</FilesMatch>
```
#### 3. Format Khusus CloudLinux (alt-php)
Jika hosting Anda menggunakan CloudLinux Selector, formatnya biasanya seperti ini:
* **PHP 8.2**
```apache
AddHandler application/x-httpd-alt-php82 .php
```
### Langkah 5: Simpan dan Selesai
Setelah kode dimasukkan, klik **Save Changes** di pojok kanan atas.
---
## Cara Memastikan Perubahan Berhasil
Untuk mengecek apakah versi PHP sudah benar-benar berubah, buatlah satu file baru bernama `info.php` di folder yang sama, lalu isi dengan kode berikut:
```php
<?php
phpinfo();
?>
Akses file tersebut melalui browser Anda (misal: [domainanda.com/info.php](https://domainanda.com/info.php)). Anda akan melihat informasi versi PHP yang sedang aktif.
⚠️ Catatan Keamanan: Jika versi PHP sudah sesuai, segera hapus kembali file
info.phptersebut agar informasi detail server Anda tidak diintip oleh orang lain.
Troubleshooting (Jika Terjadi Error)
Jika setelah Anda menyimpan file .htaccess situs Anda justru menampilkan Error 500 (Internal Server Error), jangan panik. Itu artinya kode handler yang Anda masukkan tidak didukung oleh konfigurasi server hosting Anda.
Solusinya: Hapus baris kode yang baru Anda masukkan tadi, simpan kembali, dan tanyakan kepada Customer Support hosting Anda mengenai format script handler PHP yang tepat untuk file .htaccess di server mereka.