HelpDesk Malakatech
Login
Helpdesk Malakatech

Troubleshooting WordPress di cPanel: Cara Mengatasi Masalah dan Mengubah Password Hash

CMS WORDPRESS 4 menit baca Pemula 17 views 4 Sep 2026

Mengelola website WordPress terkadang tidak selalu berjalan lancar. Website bisa mengalami error, gagal login ke WordPress, atau muncul masalah setelah melakukan perubahan konfigurasi. Salah satu cara untuk melakukan troubleshooting adalah melalui cPanel, terutama jika akses ke dashboard WordPress sedang bermasalah.

cPanel menyediakan berbagai fitur untuk mengelola file, database, akun hosting, hingga konfigurasi website. Dengan akses ke cPanel, pemilik website dapat melakukan pemeriksaan dan perbaikan tanpa harus masuk ke dashboard WordPress.

Apa Itu Troubleshooting WordPress?

Troubleshooting adalah proses mencari penyebab dan memperbaiki masalah yang terjadi pada website. Pada WordPress, masalah dapat muncul karena berbagai faktor, seperti plugin yang bermasalah, file yang rusak, konfigurasi server, database, atau kesalahan pada pengaturan website.

Jika halaman WordPress tidak dapat diakses atau administrator tidak bisa login, cPanel dapat menjadi salah satu tempat untuk melakukan pengecekan.

Troubleshooting WordPress Melalui cPanel

Berikut beberapa bagian cPanel yang dapat digunakan untuk membantu mengatasi masalah WordPress.

1. Memeriksa File Website

Melalui File Manager, pengguna dapat melihat file-file WordPress yang tersimpan di hosting.

Biasanya instalasi WordPress berada di folder seperti public_html. Dari sini, pengguna dapat memeriksa file penting seperti:

  • wp-config.php
  • .htaccess
  • Folder wp-admin
  • Folder wp-content
  • Folder wp-includes

Jika terjadi error setelah perubahan tertentu, pemeriksaan file dapat membantu menemukan sumber masalah.

2. Mengecek Plugin dan Tema

Plugin atau tema yang mengalami konflik dapat menyebabkan website WordPress error.

Jika tidak bisa masuk ke dashboard WordPress, plugin dapat dinonaktifkan melalui File Manager dengan mengganti nama folder:

wp-content/plugins

Misalnya menjadi:

plugins-disabled

Cara ini membuat WordPress tidak dapat memuat plugin tersebut sehingga dapat membantu mengetahui apakah masalah berasal dari plugin.

Sebaiknya lakukan backup terlebih dahulu sebelum mengubah file atau folder website.

3. Memeriksa File .htaccess

File .htaccess berfungsi mengatur konfigurasi tertentu pada website yang menggunakan Apache.

Kesalahan konfigurasi pada file ini dapat menyebabkan masalah seperti 500 Internal Server Error atau halaman website tidak dapat diakses.

Melalui File Manager, pengguna dapat memeriksa isi .htaccess dan memastikan konfigurasinya sesuai dengan kebutuhan website.

4. Mengakses Database WordPress

WordPress menyimpan berbagai informasi website di database MySQL. Melalui phpMyAdmin di cPanel, administrator dapat melihat dan mengelola database WordPress.

Database biasanya menyimpan informasi seperti:

  • Data pengguna
  • Pengaturan website
  • Artikel dan halaman
  • Data plugin
  • Informasi lainnya yang digunakan WordPress

Karena perubahan database dapat berdampak besar pada website, sebaiknya lakukan backup sebelum melakukan perubahan.

Cara Mengubah Password WordPress melalui Database

Jika tidak dapat login ke dashboard WordPress dan metode pemulihan password biasa tidak berhasil, administrator dapat mengatur ulang password melalui database menggunakan phpMyAdmin.

Langkah 1: Buka phpMyAdmin

Login ke cPanel, kemudian cari dan buka phpMyAdmin.

Langkah 2: Pilih Database WordPress

Pilih database yang digunakan oleh instalasi WordPress.

Nama tabel pengguna biasanya mengikuti prefix WordPress. Secara default, tabel tersebut bernama:

wp_users

Namun, prefix database bisa berbeda tergantung konfigurasi saat instalasi.

Langkah 3: Cari Tabel Users

Buka tabel pengguna dan cari akun administrator yang ingin diubah passwordnya.

Pada tabel tersebut biasanya terdapat kolom seperti:

  • ID
  • user_login
  • user_pass
  • user_email

Kolom user_pass menyimpan password dalam bentuk hash, bukan password asli.

Langkah 4: Ubah Password

Pada data pengguna yang sesuai, pilih opsi Edit kemudian ubah nilai pada kolom user_pass.

Untuk WordPress modern, password sebaiknya diubah menggunakan mekanisme hashing yang sesuai dengan versi WordPress, bukan sekadar memasukkan password dalam bentuk teks biasa.

Karena sistem hashing WordPress dapat berubah dan memiliki mekanisme keamanan tersendiri, cara yang paling aman adalah menggunakan fitur reset password WordPress atau metode administrasi resmi jika masih tersedia.

Mengapa Password Tidak Disimpan dalam Bentuk Biasa?

Password pada website seharusnya tidak disimpan sebagai teks biasa. Sistem menggunakan hash agar password asli tidak langsung terlihat ketika database diperiksa.

Hash password bersifat satu arah. Artinya, hash tidak seharusnya digunakan untuk mendapatkan kembali password asli.

Karena itu, administrator tidak perlu mengetahui atau “membaca” password lama. Jika password lupa, yang dilakukan adalah mengatur ulang password, bukan mencoba mengembalikan password lama.

Tips Aman Saat Troubleshooting WordPress di cPanel

Sebelum melakukan perubahan pada file atau database, perhatikan beberapa hal berikut:

  1. Lakukan backup terlebih dahulu, terutama sebelum mengubah database.
  2. Pastikan database yang dipilih adalah database yang digunakan website.
  3. Jangan menghapus file WordPress secara sembarangan.
  4. Hindari membagikan informasi login cPanel atau database kepada orang lain.
  5. Setelah berhasil memperbaiki website, kembalikan konfigurasi yang sebelumnya diubah jika memang diperlukan.
  6. Gunakan password administrator yang kuat dan unik.
  7. Periksa plugin dan tema secara berkala untuk mengurangi kemungkinan konflik.

Kesimpulan

cPanel dapat menjadi alat yang sangat membantu ketika website WordPress mengalami masalah dan dashboard administrator tidak dapat diakses. Melalui File Manager, phpMyAdmin, dan fitur hosting lainnya, administrator dapat melakukan pemeriksaan terhadap file, plugin, tema, database, hingga konfigurasi website.

Namun, perubahan pada file dan database harus dilakukan dengan hati-hati. Khusus untuk password, sebaiknya gunakan mekanisme reset password yang aman dan jangan mencoba menyimpan atau mengubah password dalam bentuk teks biasa.

Dengan memahami fungsi cPanel dan cara melakukan troubleshooting dasar, proses penanganan masalah WordPress dapat dilakukan dengan lebih terstruktur dan aman.

Ezzar Naila Ramdhania
Ditulis oleh
Ezzar Naila Ramdhania

Halo, saya siswi TKJ yang sedang melaksanakan PKL di PT Malakatech