
Kenapa Struktur Website Penting Sebelum Menambahkan Konten?
Ketika mengelola website, menambahkan konten mungkin terlihat seperti pekerjaan yang sederhana. Tinggal membuat halaman, memasukkan teks dan gambar, kemudian mempublikasikannya.
Namun, semakin banyak informasi yang dimasukkan, semakin penting untuk memperhatikan struktur website. Konten yang bagus tetap akan sulit digunakan jika pengunjung tidak tahu harus mencarinya di mana.
Struktur website membantu menentukan bagaimana informasi disusun dan bagaimana pengunjung berpindah dari satu halaman ke halaman lainnya.
Apa yang Dimaksud dengan Struktur Website?
Struktur website adalah cara berbagai halaman dan informasi di dalam website disusun dan saling terhubung.
Contohnya, sebuah website dapat memiliki menu utama seperti:
- Beranda
- Tentang Kami
- Layanan
- Berita
- Galeri
- Kontak
Masing-masing menu tersebut kemudian memiliki informasi yang sesuai dengan fungsinya.
Dengan struktur seperti ini, pengunjung tidak perlu membuka banyak halaman hanya untuk mencari satu informasi.
1. Tentukan Tujuan dari Setiap Konten
Sebelum membuat halaman baru, coba tanyakan terlebih dahulu:
“Informasi ini sebenarnya digunakan untuk apa?”
Informasi mengenai profil perusahaan tentu memiliki tujuan yang berbeda dengan artikel berita. Begitu juga dokumentasi kegiatan berbeda dengan informasi layanan.
Menentukan tujuan konten sejak awal akan membantu memilih tempat yang tepat untuk menyimpannya.
Misalnya:
Profil perusahaan → halaman Tentang Kami
Informasi layanan → halaman Layanan
Kegiatan terbaru → Berita atau Agenda
Dokumentasi foto → Galeri
Informasi untuk menghubungi → Kontak
Pembagian seperti ini membuat isi website lebih mudah dipahami.
2. Jangan Membuat Menu Hanya Karena Ada Konten
Memiliki banyak konten bukan berarti harus membuat banyak menu.
Jika setiap informasi dibuat menjadi menu sendiri, navigasi justru bisa menjadi terlalu penuh dan membingungkan.
Sebaiknya kelompokkan informasi yang memiliki hubungan satu sama lain ke dalam kategori atau halaman yang sesuai.
Dengan begitu, menu utama tetap sederhana tanpa menghilangkan informasi yang tersedia.
3. Perhatikan Hubungan Antarhalaman
Satu halaman website sebaiknya tidak berdiri sendiri.
Jika terdapat informasi yang berhubungan, buat hubungan yang jelas melalui menu, tombol, atau link.
Contohnya, sebuah artikel mengenai suatu layanan dapat mengarahkan pengunjung ke halaman layanan tersebut jika ingin mendapatkan informasi lebih lengkap.
Hal ini membuat pengunjung tidak perlu kembali ke halaman utama setiap kali ingin berpindah ke informasi lain.
4. Bedakan Informasi Utama dan Informasi Pendukung
Tidak semua informasi memiliki tingkat kepentingan yang sama.
Informasi yang paling sering dicari pengunjung sebaiknya lebih mudah ditemukan. Sementara informasi pendukung dapat ditempatkan pada bagian yang lebih spesifik.
Misalnya pada website bisnis, informasi seperti layanan, kontak, dan cara pemesanan biasanya perlu lebih mudah ditemukan dibandingkan informasi tambahan lainnya.
Dengan menentukan prioritas, struktur website bisa dibuat lebih sederhana dan tetap efektif.
5. Gunakan Struktur yang Mudah Dipahami Pengunjung
Struktur website sebaiknya tidak hanya dipahami oleh orang yang membuatnya.
Coba lihat dari sudut pandang pengunjung.
Jika seseorang baru pertama kali membuka website, apakah mereka langsung tahu harus memilih menu yang mana?
Kalau jawabannya tidak, mungkin struktur navigasinya masih perlu diperbaiki.
Gunakan nama menu yang jelas dan sesuai dengan isi halaman. Hindari menggunakan istilah yang terlalu rumit jika ada istilah sederhana yang lebih mudah dipahami.
6. Struktur yang Baik Mempermudah Pengelolaan Website
Struktur website yang jelas tidak hanya membantu pengunjung, tetapi juga mempermudah orang yang mengelola website.
Ketika ingin menambahkan berita, memperbarui profil, memasukkan dokumentasi, atau membuat halaman baru, kita sudah mengetahui tempat yang sesuai untuk informasi tersebut.
Hal ini juga membantu ketika website dikerjakan oleh lebih dari satu orang karena setiap orang dapat memahami pembagian dan posisi konten dengan lebih mudah.
Struktur yang Rapi Membuat Konten Lebih Berguna
Konten yang bagus tidak akan maksimal jika pengunjung kesulitan menemukannya.
Karena itu, sebelum menambahkan halaman atau informasi baru, jangan hanya memikirkan “apa yang ingin ditampilkan?”, tetapi juga pikirkan “di mana pengunjung seharusnya menemukan informasi ini?”
Struktur website yang baik membuat informasi lebih terorganisir, navigasi lebih mudah dipahami, dan pengunjung dapat menemukan apa yang mereka butuhkan tanpa harus berputar-putar.
Jadi, sebelum menambahkan konten baru, atur dulu strukturnya. Karena website yang informatif bukan hanya website yang memiliki banyak informasi, tetapi juga website yang mampu menyajikan informasi tersebut di tempat yang tepat.