HelpDesk Malakatech
Login
Helpdesk Malakatech

Cara Menghubungkan Domain Website ke Cloudflare

CLOUDFLARE 3 menit baca Pemula 4 views 22 Sep 2026

Cloudflare merupakan salah satu layanan yang banyak digunakan untuk membantu meningkatkan keamanan dan performa website. Dengan menghubungkan domain ke Cloudflare, pemilik website dapat menggunakan berbagai fitur seperti perlindungan terhadap serangan DDoS, pengelolaan DNS, caching, serta fitur keamanan lainnya.

Proses menghubungkan domain ke Cloudflare pada dasarnya dilakukan dengan menambahkan domain ke akun Cloudflare dan mengganti nameserver domain pada penyedia domain dengan nameserver yang diberikan oleh Cloudflare.

Apa Itu Nameserver?

Nameserver adalah bagian dari sistem DNS yang berfungsi untuk mengarahkan domain ke server atau layanan yang sesuai. Ketika domain menggunakan nameserver Cloudflare, pengaturan DNS domain dapat dikelola melalui dashboard Cloudflare.

Sebagai contoh, setelah domain ditambahkan ke Cloudflare, pengguna biasanya akan mendapatkan dua nameserver khusus. Nameserver tersebut kemudian perlu dimasukkan pada pengaturan domain di tempat domain didaftarkan.

Langkah-Langkah Menghubungkan Domain ke Cloudflare

1. Membuat Akun Cloudflare

Langkah pertama adalah membuat akun Cloudflare melalui website resmi Cloudflare. Jika sudah memiliki akun, pengguna dapat langsung melakukan login.

2. Menambahkan Domain

Setelah masuk ke dashboard, pilih opsi untuk menambahkan atau mendaftarkan domain ke Cloudflare. Masukkan nama domain yang ingin dihubungkan, misalnya:

namadomain.com

Pastikan nama domain yang dimasukkan sudah benar sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

3. Memilih Paket Cloudflare

Cloudflare menyediakan beberapa pilihan paket. Untuk kebutuhan dasar, pengguna dapat memilih paket yang sesuai dengan kebutuhan website. Setelah memilih paket, Cloudflare akan melakukan proses pemeriksaan terhadap konfigurasi DNS domain.

4. Memeriksa DNS Record

Cloudflare akan menampilkan DNS record yang ditemukan pada domain. Pada tahap ini, periksa kembali beberapa record penting seperti:

  • A Record
  • CNAME
  • MX Record
  • TXT Record

Pastikan record yang diperlukan untuk website dan email tetap tersedia. Kesalahan konfigurasi DNS dapat menyebabkan website atau email tidak dapat digunakan.

5. Mendapatkan Nameserver Cloudflare

Setelah konfigurasi DNS diperiksa, Cloudflare akan memberikan nameserver yang harus digunakan oleh domain.

Contohnya:

  • xxxx.ns.cloudflare.com
  • yyyy.ns.cloudflare.com

Nameserver yang diberikan setiap domain dapat berbeda, sehingga gunakan nameserver yang muncul pada akun Cloudflare milik sendiri.

6. Mengubah Nameserver di Penyedia Domain

Selanjutnya, masuk ke tempat domain didaftarkan. Cari menu pengaturan domain, kemudian pilih bagian Nameserver atau DNS Management.

Ganti nameserver lama dengan nameserver yang diberikan oleh Cloudflare. Setelah itu, simpan perubahan tersebut.

7. Menunggu Proses Aktivasi

Setelah nameserver diganti, Cloudflare akan melakukan pengecekan terhadap perubahan tersebut. Proses perubahan DNS dapat membutuhkan waktu sebelum sepenuhnya aktif.

Jika nameserver sudah terdeteksi dengan benar, status domain pada dashboard Cloudflare akan berubah menjadi aktif.

Cara Memastikan Domain Sudah Terhubung

Setelah proses selesai, coba buka domain melalui browser. Jika website dapat diakses dengan normal, lakukan pengecekan tambahan pada dashboard Cloudflare untuk memastikan status domain sudah aktif.

Pengguna juga dapat memeriksa DNS record dan memastikan domain sudah menggunakan nameserver Cloudflare.

Kesimpulan

Menghubungkan domain website ke Cloudflare dilakukan dengan menambahkan domain ke akun Cloudflare, memeriksa DNS record, kemudian mengganti nameserver domain dengan nameserver yang diberikan oleh Cloudflare. Setelah proses propagasi selesai, domain dapat menggunakan layanan Cloudflare untuk membantu mengelola DNS, meningkatkan keamanan, dan mendukung performa website.

Dengan konfigurasi yang tepat, Cloudflare dapat menjadi salah satu bagian penting dalam pengelolaan website agar lebih aman dan mudah dikelola.

syiva
Ditulis oleh
syiva

Saya adalah siswa jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) yang memiliki minat dalam bidang komputer, jaringan, dan teknologi informasi.Saya terus berusaha meningkatkan kemampuan melalui pembelajaran, praktik, dan pengalaman agar dapat menjadi tenaga